Minggu, 15 Desember 2013

Waspada Hepatitis A : Ketahui Penyebab dan Faktor Resikonya


      Hepatitis adalah suatu keadaan radang/cedera pada hati yang disebabkan oleh virus, obat atau alkohol. Infeksi hepatitis A disebabkan oleh famili Picorna virus.  Dahulu, penyakit hepatitis A memiliki banyak sebutan seperti hepatitis infeksius, hepatitis epidemik, penyakit kuning kataral dan pnyakit kuning epidemik. Rute penularan virus ini adalah melalui kontaminasi oral-fekal, HVA terdapat dalam makanan dan air yang terkontaminasi. Potensi penularan infeksi hepatitis ini melalui sekret saluran cerna. Umumnya terjadi di daerah kumuh berupa endemik. Masa inkubasi nya yaitu sekitar 2-6 minggu kemudian menunjukan gejala klinis.
Hepatitis A hanya mengenal infeksi akut. Maksudnya adalah setelah virus berhasil dieliminasi dari tubuh maka penderita hepatitis A akan sembuh sempurna dan tidak ada istilah carrier (pembawa virus namun kondisinya sehat) atau menjadi kronis. 

Apa saja sih tanda dan gejala hepatitis A? 

·          Mata kuning
·         Kencing berwarbna gelap (seperti air teh)
·         Lelah/lemas
·         Selera makan hilang
·         Nyeri dan rasa tidak nyaman di perut
·         Tinja berwarna pucat
·         Mual dan muntah
·         Demam (kadang kadang menggigil)
·         Sakit kepala
·         Nyeri pada sendi
·         Pegal pegal pada otot
·         Diare
·         Rasa tidak enak di tenggorokan

Nah dari sekian banyak tanda dan gejala di atas, salah satu tanda yang paling mudah untuk memperkirakann bahwa seseorang menderita penyakit hepatitis adalah melihat pada bagian sklera. Bila seseorang terkena hepatitis, sklera dapat ditimbuni oleh billirubin sehingga menjadi berwarna kuning. 

 Sekarang siapa saja siih  kelompok yang beresiko terjangkit hepatitis A?
Berdasarkan penelitian di Amerika serikat oleh Lemon S.M (2007), kelompok yang dapat dikategorikan beresiko terjangkiti hepatitis A adalah mereka yang tinggal dalam satu atap atau kontak erat dengan penderita hepatitis A, tempat penitipan anak, laki-laki homoseksual,turis, dan pengguna obat injeksi.