Hepatitis
adalah suatu keadaan radang/cedera pada hati yang disebabkan oleh virus, obat
atau alkohol. Infeksi hepatitis A disebabkan oleh famili Picorna virus. Dahulu,
penyakit hepatitis A memiliki banyak sebutan seperti hepatitis infeksius,
hepatitis epidemik, penyakit kuning kataral dan pnyakit kuning epidemik. Rute
penularan virus ini adalah melalui kontaminasi oral-fekal, HVA terdapat dalam
makanan dan air yang terkontaminasi. Potensi penularan infeksi hepatitis ini
melalui sekret saluran cerna. Umumnya terjadi di daerah kumuh berupa endemik.
Masa inkubasi nya yaitu sekitar 2-6 minggu kemudian menunjukan gejala klinis.
Hepatitis
A hanya mengenal infeksi akut. Maksudnya adalah setelah virus berhasil
dieliminasi dari tubuh maka penderita hepatitis A akan sembuh sempurna dan
tidak ada istilah carrier (pembawa
virus namun kondisinya sehat) atau menjadi kronis.
Apa
saja sih tanda dan gejala hepatitis A?
· Mata kuning
·
Kencing berwarbna gelap (seperti air
teh)
·
Lelah/lemas
·
Selera makan hilang
·
Nyeri dan rasa tidak nyaman di perut
·
Tinja berwarna pucat
·
Mual dan muntah
·
Demam (kadang kadang menggigil)
·
Sakit kepala
·
Nyeri pada sendi
·
Pegal pegal pada otot
·
Diare
·
Rasa tidak enak di tenggorokan
Nah dari
sekian banyak tanda dan gejala di atas, salah satu tanda yang paling mudah
untuk memperkirakann bahwa seseorang menderita penyakit hepatitis adalah
melihat pada bagian sklera. Bila seseorang terkena hepatitis, sklera dapat
ditimbuni oleh billirubin sehingga menjadi berwarna kuning.
Sekarang siapa saja siih kelompok yang beresiko terjangkit hepatitis A?
Berdasarkan
penelitian di Amerika serikat oleh Lemon S.M (2007), kelompok yang dapat
dikategorikan beresiko terjangkiti hepatitis A adalah mereka yang tinggal dalam
satu atap atau kontak erat dengan penderita hepatitis A, tempat penitipan anak,
laki-laki homoseksual,turis, dan pengguna obat injeksi.
